Minggu, 22 Desember 2013

Ada Waktunya

Suatu saat nanti ada waktunya, untukku, menundukkan wajahku, tidak melirik lelaki lain, hanya melihat ke arahmu saja.

Suatu saat nanti ada waktunya, untukku, menjaga hatiku, hati yang sudah terisi oleh cinta dan kasih olehmu dan hanya untukmu.

Suatu saat nanti ada waktunya, untukku, setia, tidak perlu aku bersama yang lain, karena aku sudah memiliki yang paling setia sampai ajal memisahkan.

Sabtu, 21 Desember 2013

Untitled

Rasanya tak ada wajah yang mesti aku ingat. Rasanya semuanya sama saja.
Entah karna aku yang terlalu baik atau karna dia yang terlalu jahat. Aku tidak tau apa yang harus aku lakukan. Rasanya sulit sekali menemui lelaki yang baik, lelaki yang setia, lelaki yang mau berjuang dan berkorban demi sebuah nama "KITA". 

Kini aku harus pergi ke hati siapa??
Aku harus apa??
Apakah aku harus bertahan dengan kesendirian ini??
Lalu sampai kapan??

Aku bosan dengan semua ini. teramat sangat bosan.
Aku ingin bermain-main, aku ingin menyakiti, tapi hatiku tak ingin.


Selasa, 11 Juni 2013

Ust. Jefri Al-Buchory - Ya Rasulullah

http://img.okeinfo.net/content/2013/04/26/500/797823/JCrv6rWyAJ.jpg

http://images.solopos.com/2013/04/uje-6.jpg

Sumber Video :
http://www.youtube.com/watch?v=8wOz6oSRvCw

Sumber Lirik Lagu : 
http://elektro4net.mywapblog.com/lagu-religi-raihan-uje-habib-wafiq-ya-ra.xhtml

Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kutatap wajahmu
Kan pasti mengalir air mataku
Kerna pancaran ketenanganmu
Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kukucup tanganmu
Moga mengalir keberkatan dalam diriku
Untuk mengikut jejak langkahmu
Ya Rasulullah Ya Habiballah
Tak pernah kutatap wajahmu
Ya Rasulullah Ya Habiballah
Kami rindu padamu
Allahumma Solli Ala Muhammad Ya Rabbi Solli Alaihi Wasallim (2X)
Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kudakap dirimu
Tiada kata yang dapat aku ucapkan
Hanya tuhan saja yang tahu
Kutahu cintamu kepada umat
Umati kutahu bimbangnya kau tentang kami
Syafaatkan kami
Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kutatap wajahmu
Kan pasti mengalir air mataku
Kerna pancaran ketenanganmu
Ya Rasulullah Ya Habiballah
Terimalah kami sebagai umatmu
Ya Rasulullah Ya Habiballah
Kurniakanlah syafaatmu

Selasa, 28 Mei 2013

Be Successful!

i want be successful more than my father, so i am trying to follow his way to get success.

The Fog

On the way to Tangkuban Perahu
Saturday, 25052013
The first time, i see the dense fog.

Senin, 06 Mei 2013

Ketika...

Ketika kau merasa benar-benar merasa sendirian, pernahkah kau ingat Tuhanmu? Dia tidak pernah membiarkan kau sendirian, Dia selalu menemanimu, mungkin kau yang tidak pernah menyadari itu.

Ketika kau melihat temanmu begitu mesra dengan kekasihnya, apakah kau pernah ingat Nabi? Ya Habibi Ya Rasulallah Ya Nabi Muhammad SAW, Beliau Kekasih Kita.

Ketika kau melihat seorang lelaki yang begitu mencintai dan menyayangi kekasihnya, tidakkah kau ingat, Tuhanmu lebih mencintaimu dan menyayangimu.

Ketika kau putus dengan kekasihmu, bersyukurlah! Dengan begitu kau masih punya kesempatan untuk mencari dan mendapatkan pasangan yang lebih baik darinya. Dekatilah Tuhanmu! Percayalah Tuhanmu akan mendekatkanmu dengan jodohmu!

Lelaki Syurga

Ya Allah Ya Robbul Izati...
Jodohkanlah aku dengan Lelaki syurga...
  • Lelaki yang tidak pernah bosan sujud di hadapan-Mu, 
  • Lelaki yang tidak pernah berhenti mencintai-Mu, 
  • Lelaki yang melakukan kebaikan karena ibadah karena cinta-Nya yang teramat dalam kepada-Mu,
  • Lelaki yang tidak pernah marah, kecuali marahnya karena ingin menyadarkan aku akan dosa,
  • Lelaki yang tidak pernah bosan dan tidak pernah lelah mncintaiku karena Engkau Ya Robb,
  • Lelaki yang selalu setia kepadaku dan setianya itu karena Engkau Ya Robb,
  • Lelaki yang senang sekali melihatku mengenakan jilbab,
  • Lelaki yang senang sekali melihatku menutup aurat,
  • Lelaki yang menyayangiku karena sayangnya dia kepada Engkau Ya Robb,
  • Lelaki yang diamnya, Dia selalu kepadaMu dan berdzikir,
  • Lelaki yang tidak pernah bosan dan tidak pernah lelah mengingatkanku kepadaMu,
  • Lelaki yang tidak pernah bosan mengajakku mendekatkan diri kepadaMu,
  • Dan lain-lain

Senin, 22 April 2013

Keuntungan dan Kerugian Berinvestasi Properti

Sumber :
Amir, Supriyadi. 2012. Sukses Membeli Properti Tanpa Modal. Jakarta : Agogos Publishing.

Setiap usaha apapun pasti ada untung dan ruginya, begitu juga jika Anda memutuskan untuk berinvestasi dalam dunia usaha properti. Dibawah ini merupakan keuntungan dan kerugian berinvestasi properti :

Keuntungan :
  1. Penghasilan yang rutin
  2. Nilai properti yang selalu naik
  3. Dapat dijadikan jaminan
  4. Aset dapat diperbesar

Kerugian :
  1. Likuiditas yang rendah
  2.  Memerlukan dana yang besar
  3. Memerlukan perhatian
  4. Regulasi Pemerintah
  5. Risiko


Sabtu, 20 April 2013

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

Sumber :
http://carapedia.com/surat_perjanjian_jual_beli_tanah_info3671.html

Pada proses transaksi jual beli, terkadang antara pihak-pihak yang berkepentingan harus diikat dengan penandatanganan surat perjanjian. Apalagi kalau barang yang diperjual belikan merupakan barang mahal seperti tanah. Hal ini bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sehingga nantinya tidak ada pihak yang dirugikan baik pembeli maupun penjual. Dengan menuliskan semua syarat-syarat dan ketentuan dalam proses transaksi jual beli, surat perjanjian bisa diandalkan untuk mencegah adanya pelanggaran karena memiliki kekuatan hukum.
Bila anda berencana untuk melakukan transaksi jual beli tanah namun belum pernah membuat surat perjanjian, janga khawatir. Di bawah ini anda bisa menyimak contoh surat perjanjian yang bisa anda buat untuk transaksi jual beli tanah.

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli

Yang bertanda tangan dibawah ini, saya :
Nama : Djoko Sembung Sila
Umur : 23 Tahun
Pekerjaan : Pegawai Negeri
Alamat saat ini : Jl. Lalu Lintas Penuh Hikmah No. 1, Surakarta
Untuk selanjutnya disebut pihak ke I (penjual).
Nama : Abraham Mehmed
Umur : 28 Tahun
Pekerjaan : Pedagang Bakso
Alamat saat ini : Jl. Lalu LIntas Pertobatan No. 5, Surakarta

Untuk selanjutnya disebut pihak ke II (pembeli) :

Pada tanggal 24 Agustus 2012 pihak ke I telah menjual, sebidang tanah darat seluas 400 M2, berikut sebuah bangunan yang terletak diatas tanah tersebut kepada pihak ke II dengan harga tunai Rp. 120.000.000,- (seratus dua puluh juta rupiah). Pembayaran dilakukan dihadapan saksi-saksi dengan tunai.
Batas-batas tanah tersebut adalah sebagai berikut :
Sebelah barat : Berbatasan dengan tanah Soesilo Barata Yudho
Sebelah timur : Berbatasan dengan tanah Bobi Rahmat Radjasa
Sebelah utara : Berbatasan dengan tanah Amiin Ora Nangis
Sebelah selatan : Berbatasan dengan tanah Timoer Petapa
Bangunan terdiri dari :
Ukuran panjang dan lebar : 180 M2
Atap : Asbes
Dinding : Tembok
Lantai : Keramik

Maka, sejak tanggal 24 Agustus 2012 Tanah bangunan tersebut di atas telah menjadi hak milik pihak ke II. Pada waktu pelaksanaan jual beli tanah tersebut baik pihak ke I (penjual) maupun pihak ke II (pembeli) juga saksi-saksi semuanya meyatakan satu sama lain dalam keadaan sehat, baik jasmani maupun rohani, dan segala sesuatu dengan itikad baik. contoh surat perjanjian
Demikian, setelah keterangan isi jual beli ini dimengerti oleh pihak ke I dan pihak ke II, juga saksi-saksi, maka ditanda tanganilah sebagai permulaan saat pemindahan hak milik pihak ke I kepada pihak ke II.

Surakarta,  24 Agustus 2012
Tanda tangan masing-masing :
Pihak Ke I (Penjual)                                        Pihak Ke II (Pembeli)
( Djoko Sembung Sila )                                   ( Abraham Mehmed )

Saksi-saksi :
Saksi Ke I                                                            Saksi Ke II
(Thukul Wader)                                                   (Siti Nurhaliza)
Saksi Ke III                                                           Saksi Ke IV
( Rini S Bakwan)                                                  (Mahmoed MK)

Minggu, 14 April 2013

Ya, Hanya Tuhan!

Aku tidak bisa mencintai manusia secara berlebihan, karena aku mencoba membatasi hatiku. Mungkin aku bisa mencintai manusia secara berlebihan, tapi aku sudah pernah merasakan akibatnya. Memang tak ada yang pantas untuk dicintai dengan sepenuh hati, kecuali Tuhan. Ya Tuhan.

Hanya Tuhanlah segalanya, Tuhan Pemilik tunggal semuanya. Tuhan bisa berbuat apapun sesuai kehendak-Nya. Dia Penguasa Tunggal Di Dunia ini, bahkan Dia pun Pemilik Syurga.

Anda mau ke Syurga?
Anda ingin mati masuk syurga?
Sudah tahukah Anda bagaimana caranya agar jika nanti Anda meninggal, Anda bisa masuk syurga?
Tidak ada yang tahu, siapa saja yang bisa masuk Syurga, kecuali Tuhan. Anda cukup menjalankan Perintah-Nya dan Menjauhi Larangan-Nya jika Anda ingin selamat di Dunia dan di Akherat.

Tuhan Maha Segalanya, Tuhan Yang Maha Mengetahui. Ya, Hanya Tuhan.

Lirik Lagu Humko Humise Churalo dan Terjemahan

Sumber :
  • http://pangeranbollywood.blogspot.com/2012/06/terjemahan-lirik-lagu-humko-humise.html
  • www.google.co.id



Judul lagu : Humko humise churalo
Film : Mohabbatein
Tipe lagu : Romantis, slow

Lagu humko humise churalo dari film mohabbatein di tahun 2000 merupakan lagu yang cukup fenomenal di indonesia disamping kuch kuch hota hai. Lagu ini sangat mendayu dayu dan romantis, semua penyuka film india ataupun tidak, pasti kenal dengan lagu ini.

Berikut ini adalah terjemahan dari humko humise churalo dalam bahasa indonesia.

Humko humise churalo
(Kau curi aku jauh dari diriku sendiri)

Dil mein kahin tum chupallo
(Sembunyikan aku di suatu tempat di hatimu)

Chorus:
Humko humise churalo
(Kau curi aku jauh dari diriku sendiri)

Dil mein kahin tum chupallo
(Sembunyikan aku di suatu tempat di hatimu)

Hum akele ho na jaaen
(Aku bisa tidak tersesat sendiri)

Duur tumse ho na jaaen
(Semoga aku tidak jauh dari mu)

Paas aao gale se laga lo
(Datanglah padaku, peluklah aku)

Chorus :

Humko humise churalo
(Kau curi aku jauh dari diriku sendiri)

Dil mein kahin tum chupallo
(Sembunyikan aku di suatu tempat di hatimu)

Yeh dil dhadkaa do zulfein bikharaa d
(Ayo hentakkan hatimu, biarkan rambutmu terurai jatuh)

Sharmaake apna aa.nchal laharaa do (Malu malu dan biarkan selendangmu terbang)

Ham zulfein to bikharaa dein
(Jika aku membiarkan rambutku terurai)

Din mein raat ho na jaa'e (Mungkin akan mengubah siang menjadi malam)

Ham aanchal to laharaa dein
(Aku akan membiarakan selendangku terbang)

Par barsaat na ho jaa'e
(Tapi mungkin akan menyebabkan hujan turun)

Hone do barsaatein
(Biarkan hujan)

Karnii hain kuch baatei
(Ada begitu banyak hal yang harus kita bicarakan)

Paas aa'o gale se lagaa lo
(Datanglah padaku,peluklah aku)

Chorus:

Humko humise churalo
(Kau curi aku jauh dari diriku sendiri)

Dil mein kahin tum chupallo
(Sembunyikan aku di suatu tempat di hatimu)

Tumpe marte hain ham mar jaa'e.nge 
(Aku memujamu, aku akan mati untukmu)

Yeh sab kahate hain ham kar jaa'e.ng
(Semua orang mengatakan ini, tapi aku akan benar2 melakukan untukmu)

Chutkii bhar si.nduur se tum ab yeh maa.ng zaraa bhar do
(beri vermilion merah dalam rambut sampai dahiku {simbol pernikahan}, lakukan sekarang juga.

Kal kya ho kisne dekha sab kuchh aaj abhii kar d
(Tak ada yang tahu bagaimana esok hari, jadi lakukanlah sekarang)

Ho na ho sab raazii dil raazii rab raazii
(Mungkin tidak semua orang setuju, tapi hatiku setuju begitu juga tuhan)

Paas aa'o gale se lagaa lo
(Datanglah padaku,peluklah aku)
 
Humko humise churalo
(Kau curi aku jauh dari diriku sendiri)

Dil mein kahin tum chupallo
(Sembunyikan aku di suatu tempat di hatimu)

Lirik Lagu Tujh Mein Rab Diktha Hai - Rab Ne Bana Di Jodi dan Terjemahan

 
(http://pangeranbollywood.blogspot.com/2013/01/lirik-lagu-terjemahan-tujh-mein-rab.html)
Judul lagu : Tujh Mein Rab Dikhta Hai
Judul film : Rab Ne Bana Di Jodi (2008)
Penata musik : Salim - sulaiman
Lirik : Jaidep sahni
Penyanyi: Roop Kumar Rathod

Tu hi to jannat meri, tu hi mera junoon
(Hanya kaulah surgaku, hanya kaulah obsesiku)

Tu hi to mannat meri, tu hi rooh ka sukoon
(Hanya kaulah harapanku, hanya kaulah ketenangan jiwaku)

Tu hi ankhiyon ki thandak, tu hi dil ki hai dastak
(Hanya kaulah peneduh mataku, hanya kaulah detak jantungku)

Aur kuchh na jaanoon main, bas itna hi jaanoon
(Aku tak mengetahui yang lain, hanya ini yang kuketahui)

Tujh mein rab dikhta hai, yaara main kya karoon?
(Aku melihat Tuhan dalam dirimu, kawan, apa yang harus kuperbuat?)

Sajde sar jhukta hai, yaara main kya karoon?
(Kepalaku tertunduk sujud menyembahmu, kawan, apa yang harus kuperbuat?)

Tujh mein rab dikhta hai, yaara main kya karoon?
(Aku melihat Tuhan dalam dirimu, kawan, apa yang harus kuperbuat?)

Reff. 1:
Kaisi hai yeh doori? Kaisi majboori?
(Jarak macam apa ini? Ketidak berdayaan macam apa ini?)

Maine nazron se tujhe chhoo liya
(Telah kusentuh dirimu dengan pandangan mataku)

Kabhi teri khushboo, kabhi teri baatein
(Kadang keharumanmu, kadang kata-katamu)

Bin maange yeh jahan paa liya
(Tanpa diminta telah kudapatkan dunia ini)

Tu hi dil ki hai raunak, tu hi janmon ki daulat
(Hanya kaulah cahaya hatiku, hanya kaulah harta kehidupanku)

Aur kuchh na jaanoon main, bas itna hi jaanoon
(Aku tak mengetahui yang lain, hanya ini yang kuketahui)

Chorus:
Vasdi vasdi vasdi dil te dil vich basdi
(Kau tinggal begitu dalam di lubuk hatiku)

Hasdi hasdi hasdi dil rove te hasdi
(Hatiku yang menangis pun tersenyum)

Rab ne bana di jodi..
(Pasangan hidup yang diciptakan Tuhan)

Reff. 2:
Chham chham aaye, mujhe tarsaaye
(Kau datang bergemerincing, membuatku resah)

Tera saaya chhed ke choomta
(Bayanganmu menggoda dan menciumku)

Tu jo muskaaye, tu jo sharmaaye
(Saat kau tersenyum, saat kau tersipu malu)

Jaise mera hai khuda jhoomta
(Seolah Tuhanku sedang menari)

Tu hi meri hai barkat, tu hi meri ibaadat
(Hanya kaulah berkahku, hanya kaulah ibadahku)

Aur kuchh na jaanoon main, bas itna hi jaanoon
(Aku tak mengetahui yang lain, hanya ini yang kuketahui)


Rab ne bana di jodi..
(Pasangan hidup yang diciptakan Tuhan)

Bollywood


 Sumber :
http://satriabajahikam.blogspot.com/2012/02/lirik-lagu-rabne-bana-di-jodi-tujh-mein_23.html

Na Kuch Poocha, Na Kuch Manga
Tune Dil Se Diya Jo Diya
Na Kuch Bola,  Na Kuch Tola
Muskura Ke Diya Jo Diya
Tu Hi Dhoop, Tu Hi Chau
Tu Hi Apna Paraya
Aur Kuch Na Janu, Bas Itna Hi Janu
Tujh Mein Rab Dikhta Hai, Yaara Mein Kya Karun
Tujh Mein Rab Dikhta Hai, Yaara Mein Kya Karun
Sajde Sar Jhukta Hai, Yaara Mein Kya Karun
Tujh Mein Rab Dikhta Hai, Yaara Mein Kya Karun
Rab Ne.. Bana Di Jodiiiiii.....


You Didn’t Ask Anything
You Didn’t Ask For Anything
Whatever You Gave, You Gave From Your Heart
You Didn’t Say Anything
You Didn’t Weigh The Pros And Cons
Whatever You Gave, You Gave With A Smile
You’re The Warmth, You’re The Shade
You’re My Own And A Stranger
I May Not Know Much But This I Do Know
I See God In You..., My Love, What Am I To Do?
I Bow My Head Before You..., My Love, What Am I To Do?
I See God In You..., My Love, What Am I To Do?
God Has Joined This Couple Together

Senyumanku!






Photo-photo diatas adalah Photo-photoku pada tanggal 20-05-2012.
Bisakah Kau membuat Aku tersenyum seperti photo-photoku diatas?
Bisakah Kau membuat Aku tersenyum setiap hari?
Bisakah Kau membuat wajahku tersenyum sampai ke hatiku?

Mungkin selama ini bibirku bisa tersenyum.
Mungkin selama ini wajahku terlihat berseri-seri.
Namun apakah pernah Kau melihat hatiku tersenyum dan berseri-seri?

Dunia ini panggung sandiwara.
Semua orang bisa bersandiwara, termasuk Aku.

Senin, 01 April 2013

When I'm Running for My Dreams

When I'm running for my dreams...
I don't know where i will be running??

When im running for my dreams...
I don't know, who someone will wakes me up when i fall??

When im running for my dreams...
???


Selasa, 12 Februari 2013

Like This Pictures and Her Expression







Alfi's Photos Collection

Apapun yang terjadi didalam hidup ini, tetaplah menjadi diri sendiri! Gue ya gue, aku ya aku, saya ya saya. Gue bukan Lo, aku bukan kamu, saya bukan anda. This is my photo collections ^__^




Rabu, 23 Januari 2013

Ya Nabi Salam Alaika


LIRIK LAGU :


Yaa Nabi salaam 'alaika
yaa Rasul salaam 'alaika
yaa Habiib salam 'alaika
sholawattullah 'alaika

Asyroqol badru 'alainaa
fakhtafat minhul buduuru
mitsla husnik maa ro-ainaa
qoththu yaa wajhas suruuri

Anta syamsun anta badrun
Anta nuurun fauqo nuuri
Anta iksiiru wa ghooli
Anta misbaahus-shuduuri

Yaa habiibi yaa Muhammad
yaa 'aruusal khoofiqoini
yaa muayyad yaa mumajjad
yaa imaamal qiblataini

NABI MUHAMMAD SAW

SUMBER :


Muhammad bin Abdullāh (Arab: محمد بن عبد الله; Transliterasi: Muḥammad;[1]diucapkan [mʊħɑmmæd] (simak);[2][3][4](ca. 570/571Mekkah[مَكَةَ ]/[ مَكَهْ ] – 8 Juni, 632Madinah),[5] adalah pembawa ajaran/agama Islam, dan diyakini oleh umat Muslim sebagai nabi dan (Rasul) yang terakhir. Menurutsirah (biografi) yang tercatat tentang Muhammad, ia disebutkan lahir sekitar 20 April 570/571, di Mekkah (Makkah) dan wafat pada 8 Juni632 di Madinah pada usia 63 tahun. Kedua kota tersebut terletak di daerah Hijazh, Arab Saudi. Nabi Muhammad haram digambarkan dalam bentuk patung, kartun ataupun gambar ilustrasi.
Michael H. Hart dalam bukunya The 100 menilai Muhammad sebagai tokoh paling berpengaruh sepanjang sejarah manusia. Menurut Hart, Muhammad adalah satu-satunya orang yang berhasil meraih keberhasilan luar biasa baik dalam hal spiritual maupun kemasyarakatan. Hart mencatat bahwa Muhammad mampu mengelola bangsa yang awalnya egoistis, barbar, terbelakang dan terpecah belah oleh sentimen kesukuan, menjadi bangsa yang maju dalam bidang ekonomi, kebudayaan dan kemiliteran dan bahkan sanggup mengalahkan pasukan Romawi yang saat itu merupakan kekuatan militer terdepan di dunia.[6]

Etimologi

"Muhammad" secara bahasa berasal dari akar kata semitik 'H-M-D' yang dalam bahasa Arab berarti "dia yang terpuji". Selain itu di dalam salah satu ayat Al-Qur'an[7], Muhammad dipanggil dengan nama "Ahmad" (أحمد), yang dalam bahasa Arab juga berarti "terpuji".
Sebelum masa kenabian, Muhammad mendapatkan dua julukan dari sukuQuraisy (suku terbesar di Mekkah yang juga suku dari Muhammad) yaitu Al-Amiin yang artinya "orang yang dapat dipercaya" dan As-Saadiq yang artinya "yang benar". Setelah masa kenabian para sahabatnya memanggilnya dengan gelar Rasul Allāh (رسول الله), kemudian menambahkan kalimat Shalallaahu 'Alayhi Wasallam (صلى الله عليه و سلم, yang berarti "semoga Allah memberi kebahagiaan dan keselamatan kepadanya"; sering disingkat "S.A.W" atau "SAW") setelah namanya.
Muhammad juga mendapatkan julukan Abu al-Qasim[8] yang berarti "bapak Qasim", karena Muhammad pernah memiliki anak lelaki yang bernama Qasim, tetapi ia meninggal dunia sebelum mencapai usia dewasa.

Genealogi

Silsilah Muhammad dari kedua orang tuanya kembali ke Kilab bin Murrah bin Ka'b bin Lu'ay bin Ghalib bin Fihr (Quraish) bin Malik bin an-Nadr (Qais) bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah (Amir) bin Ilyasbin Mudhar bin Nizar bin Ma`ad bin Adnan.[9] Adnan merupakan keturunan laki-laki ke tujuh dari Ismailbin Ibrahim, yaitu keturunan Sam bin Nuh.[10] Muhammad lahir di hari Senin, 12 Rabi’ul Awal tahun 571Masehi (lebih dikenal sebagai Tahun Gajah).
Lebih lengkap silsilahnya dari Muhammad hingga Adam adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Mutthalib bin Hasyim bin Abdul Manaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib bin Fihr (Quraisy) bin Malik bin Nadhr bin Kinanah bin Khuzayma bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma'ad bin Adnan bin Udad bin al-Muqawwam bin Nahur bin Tayrah bin Ya'rub bin Yasyjub bin Nabit bin Ismail bin Ibrahim bin Tarih (Azar) bin Nahur bin Saru’ bin Ra’u bin Falikh bin Aybir bin Syalikh bin Arfakhsyad bin Sam bin Nuh bin Lamikh bin Mutusyalikh bin Akhnukh bin Yarda bin Mahlilbin Qinan bin Yanish bin Syits bin Adam.
Nasab ini disebutkan oleh Muhammad bin Ishak bin Yasar al-Madani di salah satu riwayatnya. Nasab Rasulullah sampai Adnan disepakati oleh para ulama, sedangkan setelah Adnan terjadi perbedaan pendapat. Maksud dari Quraisy adalah putra Fihr bin Malik atau an-Nadhr bin Kinanah

Riwayat

Kelahiran


Para penulis sirah (biografi) Muhammad pada umumnya sepakat bahwa ia lahir pada Tahun Gajah, yaitu tahun 570 M, yang merupakan tahun gagalnya Abrahah menyerang Mekkah. Muhammad lahir di kota Mekkah, di bagian Selatan Jazirah Arab, suatu tempat yang ketika itu merupakan daerah paling terbelakang di dunia, jauh dari pusat perdagangan, seni, maupun ilmu pengetahuan. Ayahnya,Abdullah[11], meninggal dalam perjalanan dagang di Madinah, yang ketika itu bernama Yastrib, ketika Muhammad masih dalam kandungan. Ia meninggalkan harta lima ekor unta, sekawanan biri-biri dan seorang budak perempuan bernama Ummu Aiman yang kemudian mengasuh Nabi.[10]
Pada saat Muhammad berusia enam tahun, ibunya Aminah binti Wahab mengajaknya ke Yatsrib (sekarang Madinah) untuk mengunjungi keluarganya serta mengunjungi makam ayahnya. Namun dalam perjalanan pulang, ibunya jatuh sakit. Setelah beberapa hari, Aminah meninggal dunia di Abwa' yang terletak tidak jauh dari Yatsrib, dan dikuburkan di sana.[9] Setelah ibunya meninggal, Muhammad dijaga oleh kakeknya, 'Abd al-Muththalib. Setelah kakeknya meninggal, ia dijaga oleh pamannya, Abu Thalib. Ketika inilah ia diminta menggembala kambing-kambingnya di sekitar Mekkah dan kerap menemani pamannya dalam urusan dagangnya ke negeriSyam (SuriahLebanon, dan Palestina).
Hampir semua ahli hadits dan sejarawan sepakat bahwa Muhammad lahir di bulan Rabiulawal, kendati mereka berbeda pendapat tentang tanggalnya. Di kalangan Syi'ah, meyakini bahwa ia lahir pada hari Jumat, 17 Rabiulawal; sedangkan kalangan Sunni percaya bahwa ia lahir pada hari Senin12 Rabiulawal (2 Agustus 570 M).[10]

Perkenalan dengan Khadijah

Ketika Muhammad mencapai usia remaja dan berkembang menjadi seorang yang dewasa, ia mulai mempelajari ilmu bela diri danmemanah, begitupula dengan ilmu untuk menambah keterampilannya dalam berdagang. Perdagangan menjadi hal yang umum dilakukan dan dianggap sebagai salah satu pendapatan yang stabil. Muhammad sering menemani pamannya berdagang ke arah Utara dan kabar tentang kejujuran dan sifatnya yang dapat dipercaya menyebar luas dengan cepat, membuatnya banyak dipercaya sebagai agen penjual perantara barang dagangan penduduk Mekkah.
Salah seseorang yang mendengar tentang kabar adanya anak muda yang bersifat jujur dan dapat dipercaya dalam berdagang dengan adalah seorang janda yang bernama Khadijah. Ia adalah seseorang yang memiliki status tinggi di kalangan suku Arab. Sebagai seorang pedagang, ia juga sering mengirim barang dagangan ke berbagai pelosok daerah di tanah Arab. Reputasi Muhammad membuat Khadijah memercayakannya untuk mengatur barang dagangan Khadijah, Muhammad dijanjikan olehnya akan dibayar dua kali lipat dan Khadijah sangat terkesan ketika sekembalinya Muhammad membawakan hasil berdagang yang lebih dari biasanya.
Seiring waktu akhirnya Muhammad pun jatuh cinta kepada Khadijah, mereka menikah pada saat Muhammad berusia 25 tahun. Saat itu Khadijah telah berusia mendekati umur 40 tahun, namun ia masih memiliki kecantikan yang dapat menawan Muhammad. Perbedaan umur yang jauh dan status janda yang dimiliki oleh Khadijah tidak menjadi halangan bagi mereka, walaupun pada saat itu suku Quraisymemiliki budaya yang lebih menekankan kepada perkawinan dengan seorang gadis ketimbang janda. Meskipun kekayaan mereka semakin bertambah, Muhammad tetap hidup sebagai orang yang sederhana, ia lebih memilih untuk menggunakan hartanya untuk hal-hal yang lebih penting.

Memperoleh gelar

Ketika Muhammad berumur 35 tahun, ia ikut bersama kaum Quraisy dalam perbaikan Ka'bah. Pada saat pemimpin-pemimpin suku Quraisy berdebat tentang siapa yang berhak meletakkan Hajar Aswad, Muhammad dapat menyelesaikan masalah tersebut dan memberikan penyelesaian adil. Saat itu ia dikenal di kalangan suku-suku Arab karena sifat-sifatnya yang terpuji. Kaumnya sangat mencintainya, hingga akhirnya ia memperoleh gelar Al-Amin yang artinya "orang yang dapat dipercaya".
Diriwayatkan pula bahwa Muhammad adalah orang yang percaya sepenuhnya dengan keesaan Tuhan. Ia hidup dengan cara amat sederhana dan membenci sifat-sifat tamak, angkuh dan sombong yang lazim di kalangan bangsa Arab saat itu. Ia dikenal menyayangi orang-orang miskin, janda-janda tak mampu dan anak-anak yatim serta berbagi penderitaan dengan berusaha menolong mereka. Ia juga menghindari semua kejahatan yang sudah membudaya di kalangan bangsa Arab pada masa itu seperti berjudi, meminum minuman keras, berkelakuan kasar dan lain-lain, sehingga ia dikenal sebagai As-Saadiq yang berarti "yang benar".

Kerasulan

Gua Hira tempat pertama kali
Nabi Muhammad memperoleh wahyu
Muhammad dilahirkan di tengah-tengah masyarakat terbelakang yang senang dengan kekerasan dan pertempuran dan menjelang usianya yang ke-40, ia sering menyendiri ke Gua Hira' sebuah gua bukit sekitar 6 km sebelah timur kota Mekkah, yang kemudian dikenali sebagaiJabal An Nur. Ia bisa berhari-hari bertafakur (merenung) dan mencari ketenangan dan sikapnya itu dianggap sangat bertentangan dengan kebudayaan Arab pada zaman tersebut yang senang bergerombol. Dari sini, ia sering berpikir dengan mendalam, dan memohon kepada Allah supaya memusnahkan kekafiran dan kebodohan.
Muhammad pertama kali diangkat menjadi rasul pada malam hari tanggal 17 Ramadhan/ 6 Agustus 611 M, diriwayatkan Malaikat Jibril datang dan membacakan surahpertama dari Quran yang disampaikan kepada Muhammad, yaitu surah Al-Alaq. Muhammad diperintahkan untuk membaca ayat yang telah disampaikan kepadanya, namun ia mengelak dengan berkata ia tak bisa membaca. Jibril mengulangi tiga kali meminta agar Muhammad membaca, tetapi jawabannya tetap sama. Jibril berkata:
Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dengan nama Tuhanmu yang Maha Pemurah, yang mengajar manusia dengan perantaraan (menulis, membaca). Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.(Al-Alaq 96: 1-5)
Muhammad berusia 40 tahun 6 bulan dan 8 hari ketika ayat pertama sekaligus pengangkatannya sebagai rasul disampaikan kepadanya menurut perhitungan tahun kamariah (penanggalan berdasarkan bulan), atau 39 tahun 3 bulan 8 hari menurut perhitungan tahun syamsiah atau tahun masehi (penanggalan berdasarkan matahari). Setelah kejadian di Gua Hira tersebut, Muhammad kembali ke rumahnya, diriwayatkan ia merasakan suhu tubuhnya panas dan dingin secara bergantian akibat peristiwa yang baru saja dialaminya dan meminta istrinya agar memberinya selimut.
Diriwayatkan pula untuk lebih menenangkan hati suaminya, Khadijah mengajak Muhammad mendatangi saudara sepupunya yang juga seorang Nasrani yaitu Waraqah bin Naufal. Waraqah banyak mengetahui nubuat tentang nabi terakhir dari kitab-kitab suci Kristen dan Yahudi. Mendengar cerita yang dialami Muhammad, Waraqah pun berkata, bahwa ia telah dipilih oleh Tuhan menjadi seorang nabi. Kemudian Waraqah menyebutkan bahwa An-Nâmûs al-Akbar (Malaikat Jibril) telah datang kepadanya, kaumnya akan mengatakan bahwa ia seorang penipu, mereka akan memusuhi dan melawannya.
Muhammad menerima ayat-ayat Quran secara berangsur-angsur dalam jangka waktu 23 tahun. Ayat-ayat tersebut diturunkan berdasarkan kejadian faktual yang sedang terjadi, sehingga hampir setiap ayat Quran turun disertai oleh Asbabun Nuzul(sebab/kejadian yang mendasari penurunan ayat). Ayat-ayat yang turun sejauh itu dikumpulkan sebagai kompilasi bernama Al Mushafyang juga dinamakan Al- Qurʾān (bacaan).
Sebagian ayat Quran mempunyai tafsir atau pengertian yang izhar (jelas), terutama ayat-ayat mengenai hukum Islam, hukum perdagangan, hukum pernikahan dan landasan peraturan yang ditetapkan oleh Islam dalam aspek lain. Sedangkan sebagian ayat lain yang diturunkan pada Muhammad bersifat samar pengertiannya, dalam artian perlu ada interpretasi dan pengkajian lebih mendalam untuk memastikan makna yang terkandung di dalamnya, dalam hal ini kebanyakan Muhammad memberi contoh langsung penerapan ayat-ayat tersebut dalam interaksi sosial dan religiusnya sehari-hari, sehingga para pengikutnya mengikutinya sebagai contoh dan standar dalam berperilaku dan bertata krama dalam kehidupan bermasyarakat.

Mendapatkan pengikut

Selama tiga tahun pertama sejak pengangkatannya sebagai rasul, Muhammad hanya menyebarkan Islam secara terbatas di kalanganteman-teman dekat dan kerabatnya, hal ini untuk mencegah timbulnya reaksi akut dan masif dari kalangan bangsa Arab saat itu yang sudah sangat terasimilasi budayanya dengan tindakan-tindakan amoral, yang dalam konteks ini bertentangan dengan apa yang akan dibawa dan ditawarkan oleh Muhammad. Kebanyakan dari mereka yang percaya dan meyakini ajaran Muhammad pada masa-masa awal adalah para anggota keluarganya serta golongan masyarakat awam yang dekat dengannya di kehidupan sehari-hari, antara lain KhadijahAliZaid bin Haritsah dan Bilal. Namun pada awal tahun 613, Muhammad mengumumkan secara terbuka agama Islam. Setelah sekian lama banyak tokoh-tokoh bangsa Arab seperti Abu BakarUtsman bin AffanZubair bin Al AwwamAbdul Rahman bin AufUbaidah bin HaritsAmr bin Nufail yang kemudian masuk ke agama yang dibawa Muhammad. Kesemua pemeluk Islam pertama itu disebut dengan As-Sabiqun al-Awwalun atau Yang pertama-tama.

Penyebaran Islam

Sekitar tahun 613 M, tiga tahun setelah Islam disebarkan secara diam-diam, Muhammad mulai melakukan penyebaran Islam secara terbuka kepada masyarakat Mekkah, respon yang ia terima sangat keras dan masif, ini disebabkan karena ajaran Islam yang dibawa olehnya bertentangan dengan apa yang sudah menjadi budaya dan pola pikir masyarakat Mekkah saat itu. Pemimpin Mekkah Abu Jahal menyatakan bahwa Muhammad adalah orang gila yang akan merusak tatanan hidup orang Mekkah, akibat penolakan keras yang datang dari masyarakat jahiliyyah di Mekkah dan kekuasaan yang dimiliki oleh para pemimpin Quraisy yang menentangnya, Muhammad dan banyak pemeluk Islam awal disiksa, dianiaya, dihina, disingkirkan, dan dikucilkan dari pergaulan masyarakat Mekkah.
Walau mendapat perlakuan tersebut, ia tetap mendapatkan pengikut dalam jumlah besar, para pengikutnya ini kemudian menyebarkan ajarannya melalui perdagangan ke negeri SyamPersia, dan kawasan jazirah Arab. Setelah itu, banyak orang yang penasaran dan tertarik kemudian datang ke Mekkah dan Madinah untuk mendengar langsung dari Muhammad, penampilan dan kepribadiannya yang sudah terkenal baik memudahkannya untuk mendapat simpati dan dukungan dalam jumlah yang lebih besar. Hal ini menjadi semakin mudah ketika Umar bin Khattab dan sejumlah besar tokoh petinggi suku Quraisy lainnya memutuskan untuk memeluk ajaran islam, meskipun banyak juga yang menjadi antipati mengingat saat itu sentimen kesukuan sangat besar di Mekkah dan Medinah. Tercatat pula Muhammad mendapatkan banyak pengikut dari negeri Farsi (sekarang Iran), salah satu yang tercatat adalah Salman al-Farisi, seorang ilmuwan asal Persia yang kemudian menjadi sahabat Muhammad.
Penyiksaan yang dialami hampir seluruh pemeluk Islam selama periode ini mendorong lahirnya gagasan untuk berhijrah (pindah) keHabsyah (sekarang Ethiopia). Negus atau raja Habsyah, memperbolehkan orang-orang Islam berhijrah ke negaranya dan melindungi mereka dari tekanan penguasa di Mekkah. Muhammad sendiri, pada tahun 622 hijrah ke Yatsrib, kota yang berjarak sekitar 200 mil (320 km) di sebelah Utara Mekkah.

Hijrah ke Madinah

Masyarakat Arab dari berbagai suku setiap tahunnya datang ke Mekkah untuk beziarah ke Bait Allah atau Ka'bah, mereka menjalankan berbagai tradisi keagamaan dalam kunjungan tersebut. Muhammad melihat ini sebagai peluang untuk menyebarluaskan ajaran Islam. Di antara mereka yang tertarik dengan ajarannya ialah sekumpulan orang dari Yatsrib. Mereka menemui Muhammad dan beberapa orang yang telah terlebih dahulu memeluk Islam dari Mekkah di suatu tempat bernama Aqabah secara sembunyi-sembunyi. Setelah menganut Islam, mereka lalu bersumpah untuk melindungi para pemeluk Islam dan Muhammad dari kekejaman penduduk Mekkah.
Tahun berikutnya, sekumpulan masyarakat Islam dari Yatsrib datang lagi ke Mekkah, mereka menemui Muhammad di tempat mereka bertemu sebelumnya. Abbas bin Abdul Muthalib, yaitu pamannya yang saat itu belum menganut Islam, turut hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka mengundang orang-orang Islam Mekkah untuk berhijrah ke Yastrib dikarenakan situasi di Mekkah yang tidak kondusif bagi keamanan para pemeluk Islam. Muhammad akhirnya menerima ajakan tersebut dan memutuskan berhijrah ke Yastrib PADA TAHUN 622 M.
Masjid Nabawi, berlokasi diMadinah, Arab Saudi.
Mengetahui bahwa banyak pemeluk Islam berniat meninggalkan Mekkah, masyarakat jahiliyah Mekkah berusaha mengcegahnya, mereka beranggapan bahwa bila dibiarkan berhijrah ke Yastrib, Muhammad akan mendapat peluang untuk mengembangkan agama Islam ke daerah-daerah yang jauh lebih luas. Setelah selama kurang lebih dua bulan ia dan pemeluk Islam terlibat dalam peperangan dan serangkaian perjanjian, akhirnya masyarakat Muslim pindah dari Mekkah ke Yastrib, yang kemudian setelah kedatangan rombongan dari Makkah pada tahun 622 dikenal sebagai Madinah atau Madinatun Nabi (kota Nabi).
Di Madinah, pemerintahan (kekhalifahan) Islam diwujudkan di bawah pimpinan Muhammad. Umat Islam bebas beribadah (salat) dan bermasyarakat di Madinah, begitupun kaum minoritas Kristen dan Yahudi. Dalam periode setelah hijrah ke Madinah, Muhammad sering mendapat serangkaian serangan, teror, ancaman pembunuhan dan peperangan yang ia terima dari penguasa Mekkah, akan tetapi semuanya dapat teratasi lebih mudah dengan umat Islam yang saat itu telah bersatu di Madinah.

Penaklukan Mekkah

Tahun 629 M, tahun ke-8 H setelah hijrah ke Madinah, Muhammad berangkat kembali ke Makkah dengan membawa pasukan Muslim sebanyak 10.000 orang, saat itu ia bermaksud untuk menaklukkan kota Mekkah dan menyatukan para penduduk kota Mekkah dan madinah. Penguasa Mekkah yang tidak memiliki pertahanan yang memadai kemudian setuju untuk menyerahkan kota Makkah tanpa perlawanan, dengan syarat kota Mekkah akan diserahkan tahun berikutnya. Muhammad menyetujuinya, dan ketika pada tahun berikutnya ketika ia kembali, ia telah berhasil mempersatukan Mekkah dan Madinah, dan lebih luas lagi ia saat itu telah berhasil menyebarluaskan Islam ke seluruh Jazirah Arab.
Muhammad memimpin umat Islam menunaikan ibadah haji, memusnahkan semua berhala yang ada di sekeliling Ka'bah, dan kemudian memberikan amnesti umum dan menegakkan peraturan Islam di kota Mekkah.

Mukjizat

Seperti nabi dan rasul sebelumnya, Muhammad diberikan irhasat (pertanda) akan datangnya seorang nabi, seperti yang diyakini oleh umat Muslim telah dikisahkan dalam beberapan kitab suci agama samawi, dikisahkan pula terjadi pertanda pada masa di dalam kandungan, masa kecil dan remaja. Muhammad diyakini diberikan mukjizat selama kenabiannya.
Umat Muslim meyakini bahwa Mukjizat terbesar Muhammad adalah Al-Qur'an, yaitu kitab suci umat Islam. Hal ini disebabkan karena kebudayaan Arab pada masa itu yang masih barbar dan tidak mengenal peradaban, namun oleh Al-Qur'an hal itu berubah total karena Qur'an membawa banyak peraturan keras yang menegakkan dasar-dasar nilai budaya baru di dunia Arab yang sebelumnya tidak berperadaban serta mengeliminasi akar-akar kejahatan sosial yang mengakar di dunia Arab, serta pada masa yang lebih dekat mengantarkan pemeluknya meraih tingkat perabadan tertinggi di dunia pada masanya.
Mukjizat lain yang tercatat dan diyakini secara luas oleh umat Islam adalah terbelahnya bulan, perjalanan Isra dan Mi'raj dari Madinah menuju Yerusalem dalam waktu yang sangat singkat. Kemampuan lain yang dimiliki Muhammad adalah kecerdasan serta kepribadiannya yang banyak dipuji serta masih menjadi panutan para pemeluk Islam hingga saat ini.

Ciri Fisik Muhammad

Beberapa hadist meriwayatkan beberapa ciri fisik yang diceritakan oleh para sahabat dan istrinya. Beberapa riwayat menyebutkan bahwa Muhammad berperawakan sedang, berkulit putih kemerahan, berjanggut tipis, dan digambarkan memiliki fisik yang sehat dan kuat oleh orang di sekitarnya. Riwayat lain menyebutkan Muhammad bermata hitam, tidak berkumis, berjanggut sedang, serta memiliki hidung bengkok yang sesuai dengan ciri antropologis bangsa Semit pada umumnya.

Pernikahan

Selama hidupnya Muhammad menikah dengan 11 atau 13 orang wanita (terdapat perbedaan pendapat mengenai hal ini). Pada umur 25 Tahun ia menikah dengan Khadijah, yang berlangsung selama 25 tahun hingga Khadijah wafat.[12] Pernikahan ini digambarkan sangat bahagia,[13][14] sehingga saat meninggalnya Khadijah (yang bersamaan dengan tahun meninggalnya Abu Thalib pamannya) disebut sebagai tahun kesedihan.
Sepeninggal Khadijah, Khawla binti Hakim menyarankan kepadanyauntuk menikahi Sawda binti Zama (seorang janda) atau Aisyah(putri Abu Bakar, dimana Muhammad akhirnya menikahi keduanya. Kemudian setelah itu Muhammad tercatat menikahi beberapa orang wanita lagi hingga jumlah seluruhnya sekitar 11 orang, dimana sembilan di antaranya masih hidup sepeninggal Muhammad.
Para ahli sejarah antara lain Watt dan Esposito berpendapat bahwa sebagian besar perkawinan itu dimaksudkan untuk memperkuat ikatan politik (sesuai dengan budaya Arab), atau memberikan penghidupan bagi para janda (saat itu janda lebih susah untuk menikah karena budaya yang menekankan perkawinan dengan perawan).[15]

Perbedaan dengan nabi dan rasul terdahulu

Dalam mengemban misi dakwahnya, umat Islam percaya bahwa Muhammad diutus Allah untuk menjadi Nabi bagi seluruh umat manusia [16], sedangkan nabi dan rasul sebelumnya hanya diutus untuk umatnya masing-masing[17][18] seperti halnya Nabi Musa yang hanya diutus untuk Bani Israil.
Sedangkan kesamaan ajaran yang dibawa Muhammad dengan nabi dan rasul sebelumnya ialah sama-sama mengajarkan keesaan Tuhan, yaitu kesaksian bahwa Tuhan yang berhak disembah hanyalah Allah[19].